Daerah  

Perbaikan Roster di Kawasan Siombak Medan Marelan Diduga Janggal, Warga: “Hanya Dipoles Semen”

Avatar photo

Fto:Perbaikan Roster di Kawasan Siombak Medan Marelan Diduga Janggal

MEDAN MARELAN ,WI– Proyek perbaikan dinding pembatas (roster) di kawasan wisata Danau Siombak, Medan Marelan, kini tengah menjadi sorotan tajam. Dugaan praktik pengerjaan asal-asalan mencuat setelah sejumlah warga setempat melaporkan adanya kejanggalan pada proses teknis perbaikan yang sedang berlangsung.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (09/02/2026), ditemukan indikasi bahwa struktur bangunan tidak diperbaiki secara menyeluruh. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan bahwa bagian Sloof atau struktur penguat (SPS) diduga dibongkar secara tidak standar.

Modus “Poles Atas”
Warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa alih-alih melakukan penguatan struktur bawah, pengerjaan justru hanya difokuskan pada bagian permukaan.

“Kelihatannya hanya ditutup dengan coran semen tipis supaya terlihat rata dan rapi kalau dilihat dari atas. Kami khawatir ini hanya bertahan sebentar saja karena dasarnya tidak kuat,” ujar salah seorang warga di lokasi.

BACA JUGA  Diduga Jadi Sarang Oplosan CPO di Jalan Megawati, APH Diminta Jangan Tutup Mata dan Segera Turun ke Lapangan

Konfirmasi Pihak Pelaksana

Saat tim melakukan konfirmasi langsung di lokasi proyek, seorang pria yang mengaku sebagai mandor bernama Pak Wandi memberikan keterangan singkat. Ia menyebutkan bahwa proyek ini dikerjakan di bawah naungan PT Bahana.

Namun, terdapat ketimpangan data terkait volume pengerjaan. Berdasarkan keterangan Pak Wandi, dari total rencana perbaikan sepanjang 1.000 meter, saat ini progres yang benar-benar dikerjakan atau diperbaiki baru mencapai sekitar 40 meter.

Kondisi Lapangan

Dari foto yang diambil melalui GPS Map Camera, terlihat material paving block dan bata roster menumpuk di sisi jalan yang sedang dalam tahap pengurukan tanah. Sebuah alat berat (ekskavator) juga tampak bersiaga di lokasi, namun pengerjaan fisik dinding roster terlihat masih sangat minim dan terkesan darurat dengan penutup terpal biru di beberapa titik.

BACA JUGA  PT BNCT Gelar Pelatihan Lean Sustainability: Perkuat Efisiensi Operasional Berbasis Lingkungan.

Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi anggaran dan standar keamanan infrastruktur di kawasan Marelan. Warga berharap pihak dinas terkait di Pemerintah Kota Medan segera turun tangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) sebelum pengerjaan diselesaikan sepenuhnya dengan kualitas yang diragukan.(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *