Daerah  

CV.Golden Sea Presh Diduga Buang Limbah Langsung Ke Sungai Sei Baderak

Avatar photo

Diduga Limbah CV.Golden Sea Presh dibuang Langsung Ke Sungai Sei Baderak(fto Han)

Medan Marelan,WI -Warga sekitar lingkungan 14, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan,kini mulai resah terkait dengan CV. Golden Sea Presh yang diduga telah membuang limbah pabriknya dengan sengaja dibuang ke sungai sei Baderak melalui saluran parit milik warga sehingga mengeluarkan aroma bauh busuk.

Keberadaan pabrik bernama CV.GSP itu berdomisili di jalan kapten Rahman buddin lingkungan 14, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Sementara itu warga lingkungan 14 sudah sangat resah dengan keberadaan CV tersebut dikarenakan berulang kali di persoalankan untuk masalah limbahnya yang iya buang sembarang,tidak perna mau menghiraukan pendapat warga, padahal kami disini sudah merasa resah,”ucap warga kesal.

BACA JUGA  Rutan Kelas I Labuhan Deli  Mendukung Program Pemerintah Dalam Bidang Ketapang

Bukan hanya sampai disitu saja,warga pun sudah bermohon kepada salah seorang ketua LSM Kecamatan Medan Marelan,meminta bantuan agar permasalahan limbah CV. GSP yang sangat bau yang langsung di buang ke sungai sei Baderak, melalui saluran parit bisa diselesaikan, namun tidak juga membuahkan hasil,”cetus R yang namanya mintak disamarkan.

Mungkin perusahaan itu keras deckingnya bang sehingga begitu lamanya personalan masalah limbah milik CV itu yang sudah lama menjadi persolan hingga saat ini tidak pernah tersentuh hukum,”tambahnya

Lurah Kelurahan Terjun, Lukman ketika ditanya terkait keberadaan limbah milik CV.Golden Sea Presh ijin abg,Dinas DLH sudah pernah hadir investigasi kelokasi terkait limbahnya,”sebut lurah, kalau boleh tau apa responnya orang dinas hadir untuk investigasi dilapangan terkait limbah tersebut pak lurah?.Hasil dari turun kelapangan belum saya terima kembali abg,”kata lurah.

BACA JUGA  Babinsa Bantu Petani Basmi Hama

Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat dikonfirmasi wartawan pada Senin 23 Desember 2024 melalui aplikasi WhatsApp pribadinya Pak Husni belum memberikan keterangan hingga berita ini dibuat.(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *