Daerah  

Warga Berharap Diamankan, Pria Pengangguran di Desa Pulau Gambar Diduga Hajar Orang Tua dan Merusak Tanaman

Avatar photo

Serdang Bedagai ,WI— Seorang pria pengangguran berusia kurang lebih 35 tahun berinisial S alias R, yang berdomisili di Pasar 3, Dusun VII, Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, dikabarkan sering membuat ulah yang meresahkan warga sekitar.

Selain kerap merusak tanaman milik warga, pelaku juga tega menghajar orang tua kandungnya sendiri. Bahkan, saat keluar rumah, ia selalu menenteng arit sehingga membuat warga dihantui rasa takut dan berharap pelaku segera diamankan agar tidak jatuh korban jiwa.

Menurut informasi dari warga saat dikunjungi awak media pada Minggu, kejadian tersebut bermula ketika orang tua pelaku mendat刚 rumah warga untuk meminta pertolongan.

“Begini ceritanya, Bang. Pada malam Sabtu, orang tua pelaku datang ke rumah kita. Dia minta tolong dengan wajah memar dan mulut berdarah-darah akibat dihajar oleh pelaku, yang merupakan anak kandungnya sendiri. Selain itu, pelaku juga sering kali merusak tanaman, Bang,” sebut warga dengan nada kesal.

BACA JUGA  Pengurusan SIM A Diduga Dipatok Rp600 Ribu

Menindaklanjuti laporan tersebut, awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Dusun (Kadus) dan Bhabinkamtibmas Desa Pulau Gambar. Keduanya merespon pengaduan tersebut dan berjanji akan segera menindaklanjutinya pada hari Senin. Bhabinkamtibmas dengan nada santun juga mengucapkan terima kasih kepada awak media atas informasi yang diberikan.

Sementara itu, pada Senin (24/8/2026), Kepala Desa, Kadus, Bhabinkamtibmas, bersama tim dari kecamatan mendatangi kediaman pelaku.

Menurut keterangan Kepala Dusun, Pak Nardi, saat ini pihaknya sedang melakukan interogasiu

BACA JUGA  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Gelar Penataan Lingkungan Bertema Kemerdekaan dan Pelabuhan di Bagan Deli

“Kami sedang interogasi, selanjutnya hal ini saya serahkan kepada Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa, tinggal menunggu proses selanjutnya,” ujar Pak Nardi.(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *