Daerah  

Pemasangan Banner Milik Gudang Garam,Dijalan Kayu Putih Diduga Tanpa Ijin.

Avatar photo

Medan Deli,WI -Keberadaan pemasangan banner milik gudang garam yang dikerjakan oleh pihak pendor gudang garam,saat ini mulai jadi sorotan wartawan,dari informasi yang diterima dilapangan kalau pemasangan tersebut belum terlihat ijin,akan tetapi keberadaan benner itu masih berdiri tanpa ada hambatan dari pihak petugas terkait.

Informasi laporan masyarakat tersebut ternyata benar ketika wartawan ini melakukan pengecekan dilokasi pemasangan telah terlihat berdiri 4 benner sudah ada terpasang di pinggir jalan kayu putih, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, bertuliskan rokok baru SIGNATURE Keretek RP.16.000.

Karena dikuatirkan pemasangan reklame atau benner dijalan, tanpa ijin dikenakan sanksi denda, tindakan hukum pembokaran reklame, pencabutan izin, Biaya paksaan penegakan hukum dapat gangguan pemasangan dan tata ruang kota, ketidak nyamanan bagi warga, berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, kalau ini memang tidak ada berati pihak gudang garam melalui pendornya diduga telah melawan hukum secara terang-terangan.

Upaya untuk konfirmasi ke pihak gudang garam tanjung mulia,pada Rabu (27/2/25) untuk menemui salah seorang yang bersangkutan wartawan terhambat oleh seorang penjaga pintu masuk pihak gudang garam, security menayangkan carik siapa pak?.ijin kita mau konfirmasi terkait soal pemasangan Banner yang dijalan kayu putih gimana pak soal ijin apakah ada?..,’tanya wartawan sehingga security menyarankan sebentar pak sebentar lagi orangnya datang tunggu bentar iya paling lama sekitar setengah jam dia datang,”kata security.

BACA JUGA  Diduga Tak Kantongi Izin PBG, Bangunan di Jalan Bakaran Batu Mabar Terus Melaju; Pemko Medan Diminta Bertindak Tegas

Lebih lanjut 2 pria memakai baju hitam putih pihak dari gudang garam tiba- tiba datang sehingga menghapiri wartawan yang sedang menunggu diruang tunggu dengan bahasa singkat kalau terkait itu semua sudah kami serahkan kepada pihak pendor coba sini mintak nomor bapak biar nanti dia kami suruh hubungi,”sebutnya sehingga pertemuan dikantor gudang garam tanjung mulia singkat bubar.

Tak berapa selang kemudian masuk pesan , dalam pesan tersebut yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp, seorang menyatakan selamat siang ba,saya vendor gudang garam bg, bantu bg, untuk izin banner yang di Tanjung Mulia,bisa dibantu aja bg?..sebut orang yang mengaku sebagai vendor gudang garam.

BACA JUGA  Sambut Hut ke 77 Bhayangkara, Ditreskrimsus Poldasu Dan UMSU Adakan TalkShow, Etika Dalam Bersosial Media

Sementara Kasih Trantib Kecamatan Medan Deli, Ahmad Rifai Siregar SH,ijin bang terkait pemasangan benner gimana apakah sudah ada ijinnya dari kecamatan?..ijin bang terkait yang ini ijinnya yang ngeluarin dari Dinas pendapatan bagian Reklame bang… coba awak tanyak ke terkait ya bang,”ucap Trantib Kecamatan Medan Deli.(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *