Fto:Besi Tikar Tengah Diduga Tidak Terpasang
Medan Labuhan,WI – Pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi jalan di kawasan Danau Laguna, Jalan Tangguk Raya dan Tangguk Utama, Kecamatan Medan Labuhan, menjadi sorotan warga. Proyek tersebut diduga tidak menggunakan besi tikar (wiremesh) di bagian tengah jalan.
Berdasarkan hasil investigasi awak media di lapangan pada Rabu malam, 14 Oktober 2026, saat proses pengecoran berlangsung, terlihat pekerjaan pembesian hanya menggunakan besi pengikat di bagian pinggir dan tengah dengan jarak sekitar 5 meter. Tidak terlihat hamparan besi tikar di tengah badan jalan seperti pada pekerjaan rigid pavement pada umumnya.
Temuan ini sebelumnya juga disampaikan warga sekitar kepada awak media, yang menyebut pekerjaan jalan tersebut diduga hanya menggunakan besi di bagian pinggir saja.
Ketika dikonfirmasi di lokasi pengecoran, pihak konsultan pengawas yang bermarga Pasaribu menjelaskan bahwa pelaksanaan tersebut sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Memang sesuai RAB kami buat besi pengikat di tengah berjarak 5 meter dan untuk pinggir juga, cuman hanya di tengah saja,” ujarnya kepada awak media.
Sementara itu terkait keberadaan material paving blok yang sebelumnya ada di lokasi, saat ditanya pihak pelaksana menjawab bahwa material tersebut ditimbun.
Berdasarkan papan proyek (SPK) yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut tercatat sebagai:
Pekerjaan: Rekonstruksi Jalan di Jl. Tangguk Raya dan Tangguk Utama, Kec. Medan Labuhan
Nilai: Rp 3.769.363.086,00
Nomor SPK: 018/SP/59.16/BM/APBD/VIII/2026
Tanggal: 23 Juli 2026
Pelaksana: CV. Deli Kaya Sejahtera
Pengawas: PT. Irbie Nusa Konsultan
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak pelaksana terkait kesesuaian metode pelaksanaan dengan spesifikasi teknis pekerjaan.
(Red)












