Daerah  

Negosiasi Selama 2 Jam Soal Limbah Warga Menolak,PT. Argo Jaya Perdana Minta Waktu 2 Hari.

Avatar photo

Medan Labuhan,WI -Setelah warga lingkungan 2 Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan,melakukan aksi demo menutut PT Argo Jaya Perdana ditutup, menurut warga limbah yang keluar dari perusahaan tersebut telah menimbulkan keresahan, selain itu bising, hingga sering kali mengeluarkan aroma bau busuk yang sangat menyengat.

Warga yang terdiri dari ibu-ibu bapak dan anak -anak berkumpul, kemudian berjalan secara beramai-ramai menuju pintu gerbang untuk menghalang mobil yang keluar masuk dari perusahaan tersebut.

Sangking ketidak puasnya mereka mendirikan tenda sambil membentangkan poster untuk menyampaikan apresiasinya didepan pintu masuk,kami muak kepada PT Argo Jaya Perdana yang telah mengeluarkan limbah aromanya bauk taik,kami masyarakat lingkungan 2 ini menolak untuk keberadaan perusahaan tersebut,”teriak emak-emak yang diucapkan secara berjamaah.

Lebih lanjut pihak keamanan dari kepolisian Polsek Medan Labuhan,yang langsung di pimpin Kapolsek Kompol Tohab Sibuea, bersama pihak perusahaan,dan beberapa perwakilan warga diminta untuk duduk bersama bernegosiasi agar permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara damai.

BACA JUGA  Helmax Tampubolon Boyong 500 Massa Sambut Kedatangan Capres Prabowo

Menurut keterangan salah seorang security PT.Argo Jaya Perdana negosiasi belum ada titik terang sebab perusahaan meminta waktu 2 hari akan tetapi tenda yang didirikan warga, untuk segera di buka dulu agar mobil bisa keluar masuk,hal itu di banta, warga bertahan sebelum ada penyelesaian tenda jangan dulu di buka, menurut warga tidak ada yang bisa menjamin kalau lah waktu yang diminta perusahaan selama 2 hari itu bisa diselesaikan.

Wati seorang warga yang rumahnya bersebelahan dengan perusahaan tersebut,kami sudah cukup lama menderita tinggal disini pak! …akan tetapi bau busuk,sesak nafas , atas limbah tersebut,perusahaan itu seakan tutup mata kepada kami, bahkan pemuda setempat juga tidak ada dipekerjakan di situ ,jadi kami tetap menolak atas keberadaan PT.Argo jaya Perdana, karena menurut kami mereka lah yang menjadi biang permasalahan,kami warga hanya kenak dampaknya saja ,”ucap Wati kesal.(han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *