DPRD Medan Desak Walikota Bertindak Tegas Atasi Banjir di Medan Utara

Avatar photo

Fto:Janses Simbolon SE

MEDAN,WI – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Hanura Dapil 2 yang meliputi Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan, Janses Simbolon, SE, menyoroti banjir yang kembali melanda wilayah Medan Utara akibat curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Medan dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Janses, banjir yang terjadi di kawasan Medan Labuhan, Marelan dan Belawan bukan hal baru. Kondisi serupa juga terjadi pada tahun lalu, di mana masyarakat merasakan dampak langsung dari tingginya intensitas hujan.

“Kalau kita lihat curah hujan yang sangat tinggi dalam rentang waktu ini, kita sangat prihatin melihat cuaca yang ekstrem. Seperti tahun lalu kita juga bersama masyarakat merasakan efeknya,” ujar Janses saat dimintai tanggapan, Rabu malam.

Janses menegaskan persoalan banjir di Medan Utara memerlukan penanganan serius dari Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan. Ia meminta Wali Kota untuk melakukan monitoring intensif dan penekanan khusus kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,

“Artinya di sini seperti parit-parit kita juga banyak yang memang harus dinormalisasi dan banyak juga drainase kita yang memang harus dibenahi, sehingga bisa mempercepat debit air mengalir ke hilirnya,” jelasnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Kota Medan Hadiri Bazar Cinta Kasih MABIKTI-Sumut

Secara tanggung jawab publik, masyarakat pasti menyoroti pimpinan daerah. Namun, Janses menilai pimpinan harus bijak dengan mendorong OPD teknis untuk bekerja maksimal. Ia menilai kinerja Kepala Dinas SDABMBK perlu menjadi perhatian serius.

“Di sinilah harusnya Kepala Dinas SDABMBK menunjukkan kinerjanya, menunjukkan kapasitasnya sebagai pemangku kebijakan pengguna anggaran. Jangan setiap tahun kita menganggarkan APBD untuk mengatasi banjir pun tak bisa. Ini harus menjadi bahan evaluasi terhadap Pak Wali Kota,” tegasnya

Selain infrastruktur drainase, Janses juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dalam evakuasi warga di daerah rawan banjir. Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan untuk bereaksi cepat dan memaksimalkan program yang ada, mengingat lambannya evakuasi pada kejadian sebelumnya sempat menjadi sorotan masyarakat.

Ia juga mendorong kolaborasi antara BPBD dengan Basarnas dan seluruh elemen Pemko Medan agar penanganan banjir lebih terintegrasi.

BACA JUGA  Margaret MS Dirikan Rumah Aspirasi Guna Tampung dan Serap Aspirasi Dan Keluhan Masyarakat Langsung

Terkait dampak kesehatan, Janses berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi.

Untuk pemerintah, ia berharap Dinas Kesehatan Kota Medan lebih aktif berkoordinasi dengan seluruh Puskesmas di Kota Medan untuk membuka posko kesehatan di titik-titik rawan banjir.

“Harapan kita kepada Dinas Kesehatan agar lebih aktif lagi untuk berkoordinasi terhadap Puskesmas-Puskesmas yang ada, sehingga Puskesmas tersebut bisa menjadi tempat pelayanan publik bagi masyarakat nantinya kalaupun terjadi banjir. Tinggal bagaimana peran Dinas Kesehatan itu berkoordinasi,” tutupnya.

(Wilmar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *