Medan Marelan ,WI- permasalahan limbah memang sangat sensitif apalagi suatu resto besar harus mempunyai penampungan limbah yang sesuai standart kalau tidak sesuai bisa menjadi polemik di masyarakat ini terjadi di Mie Gacoan yang berada di lingkungan 1 Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan.
Sebelumnya awak media ini telah menerima laporan yang datangnya dari seorang warga,iya menyebutkan bahwasanya ada limbah yang telah dikeluarkan oleh resto mie Gacoan Medan 2 Marelan telah bocor atau meluap keberadaan pesis didepan saluran parit sehingga aromanya menimbulkan bau tak sedap, setelah dilakukan pengecekan langsung kelokasi,ternyata benar terlihat limba bekas minyak dan tumpukan sampah telah berserakan seperti ada pembiaran.
Lebih lanjut setelah dipastikan bahwasanya limbah tersebut memang ada dan sumbernya berasal dari resto mie Gacoan,kita lansung upayakan untuk konfirmasi kepada pihak yang bertanggung jawab guna melakukan pemberitaan, dengan suasana berimbang, sayangnya pihak yang mengaku sebagai manejemen Rahman ditanya soal keberadaan limbah tersebut iya nanti akan kita perbaiki dan hal ini juga pastinya kita laporkan juga kepada atasan saya juga pak,”sebut Rahman.
Diduga Mie Gacoan yang berada di resto gacoan Medan 2 Marelan belum mempunyai IPAL yang layak sehingga, saluran nya bocor atau sengaja disalurkan ke parit hingga menimbulkan kegaduhan di warga sekitaran resto tersebut karena bau limbaunya sangat menyengat.
Salah satu warga berinisial R saat di temui awak media menuturkan bahwa warga sangat resah terkait bau yang tidak sedap dari pembuangan limbah resto mie gacoan, kami sudah protes ke pihak mangemen tetapi tidak ada tindakan sama sekali terkait laporan kami maka dari itu kami minta kepada bapak pemangku wilayah segera menindak tegas resto tersebut.
Di tempat terpisan Nilam Cahyati selaku kepala resto mie gacoan Medan 2 Marelan,tadi maneger saya ada telpon saya pak, perihal Ipal yang di dumpster ya pak, mohon maaf ya pak atas ketidak nyamanan warga , untuk masalah ini tidak akan terulang lagi dikarenakan ada kesalahan di pembuangan IPAL tapi sekarang sudah di perbaiki mohon maaf sekali lagi ya pak,”sebut nilam.
Terkait persoalan Limbah ini Aktivitas Medan Utara sekaligus Ketua LSM Penjara Kota Medan Wasiton Sipahutar SH.saat di minta tanggapannya menegaskn bahwa pemerintah harusnya lebih jeli karena adanya limbah apa lagi sampai menimbulkan bau tidak sedap yang datang dari resto mie gacoan tersebut dan harusnya pihak pemerintah Pemko Medan harus menutup resto tersebut sampi resto tersebut bisa membuat IPAL yang bisa mengolah limbah biar tidak bau.(han)












